Sabtu, 29 Oktober 2011

aksara yang terbuang

tergeletak di sudut malamku
aksara terserak berselimut debu
ku pungut dalam genggaman
tak kulepas meski terajam

bersama bara sahabatku
yg trus mengepulkan asap menari indah
bersanding dengan secangkir kopi hangat pelipu lara
aku menatap dunia berwarna biru

ku guratkan pena anganku
merangkai aksara berselimut debu
yang kupungut di sudut malamku
tuk memeluk rindu
yg selalu menari dalam anganku
buaiku dalam impian semu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar